Sunday, July 1, 2012

Puyol dan Villa Tonton Langsung di Stadion


KIEV, KOMPAS.com - Pasukan Spanyol dipastikan mendapat suntikan semangat baru jelang pertemuan final Piala Eropa 2012 melawan Italia, Minggu atau Senin (2/6/2012) dinihari WIB. Dua bintang Spanyol, Carles Puyol dan David Villa, dipastikan hadir di Stadion Olimpiade Kiev untuk mendukung rekan-rekannya di lapangan.

Puyol dan Villa merupakan dua pemain yang sukses membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Namun, pada ajang di Ukraina dan Polandia ini, kedua pemain Barcelona itu absen tampil karena cedera.

Untuk laga final, Puyol dan Villa sengaja hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada rekan-rekannya. Pada sore hari waktu setempat, Puyol dan Villa dikabarkan mengunjungi hotel tempat Andres Iniesta dan kawan-kawan menginap.

"Kami senang dengan kedatangan Puyol dan Villa. Kami berusaha membuat tim ini tetap kuat. Kedatangan mereka merupakan hal positif. Meski mereka mengaku sedang berlibur, saya yakin kedatangan mereka akan memberikan dorongan untuk kami," jelas Pelatih Vicente del Bosque. (Marca)


Via: Puyol dan Villa Tonton Langsung di Stadion

Kapinis Bandung Masih Memimpin Kejurnas Arung Jeram Muaraenim


Muaraenim - Di hari kedua, Minggu (01/07/2012), dua tim Kapinis asal Bandung masih memimpin Kejurnas Arung Jeram di di Sungai Enim, Bedegung, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Pada nomor slalom, tim Kapinis 1 meraih waktu terbaik dalam dua kesempatan, yakni 2:42:54, Kapinis 2 dengan catatan waktu 2:46:41, dan posisi ketiga diduduki tim BRC Boogie Banten dengan catatan waktu 2:50:62.

Pada lomba yang mengandalkan tenaga, kecepatan dan ketepatan itu tidak semua tim yang mengikuti lomba melalui gate 10, yang merupakan gate tersulit karena melaluinya dengan melawan arus serta berada dalam himpitan dua batu besar.

"Meskipun poinnya 50, kita tidak mampu melintasinya sebab riskan terkena penalti, dan kesulitan buat melintasi gate 11 dan 12," kata seorang peserta.

Pada dua nomor sebelumnya, sprint dan head to head, tim Kapiris Bandung juga mengungguli tim-tim lainnya. Kini mereka tinggal mengikuti nomor down river yang akan berlangsung Senin (02/07/2012) besok.




Via: Kapinis Bandung Masih Memimpin Kejurnas Arung Jeram Muaraenim

Lorenzo: Hukuman untuk Bautista Tidak Cukup


Assen - Alvaro Bautista bakal start dari urutan terbelakang di MotoGP Jerman sebagai hukuman atas insiden crash antara dirinya dengan Jorge Lorenzo. Namun, Lorenzo menilai hukuman itu tidak cukup.

Pada balapan di Sirkuit Assen, Sabtu (30/6/2012), Lorenzo mengalami insiden di awal lomba. Ia ditabrak Bautista di tikungan pertama dan keduanya langsung out.

Atas insiden tersebut, Bautista dinyatakan bersalah dan sudah dijatuhi hukuman. Pebalap Honda Gresini itu akan start datri urutan paling belakand di MotoGP Jerman.

Namun hukuman itu dinilai tidak cukup oleh Lorenzo. Menurut pebalap Yamaha itu, Bautista dihukum tidak boleh ikut balapan sebanyak satu kali.

"Apa yang dia lakukan adalah bencana, tapi keputusan yang diambil lebih menyedihkan," sahut Loranzo ini sepeti dilansir Autosport.

"Setiap saat mereka tidak menghukum pebalap agar mereka bisa mengambil pelajaran di masa depan. Memulai balapan dari posisi paling belakang di balapan berikutnya tidak cukup untuk dijadikan pelajaran."

"Kami harap kami akan beruntung di masa depan dan tidak ada yang terjadi. Tapi jika kita tidak menghukum pebalap, mereka akan melakukan hal gila seperti yang dilakukan Alvaro," tutup pebalap Spanyol itu.


Via: Lorenzo: Hukuman untuk Bautista Tidak Cukup

Adu Penalti? Siapa Takut!


KIEV, KOMPAS.com - Hasil partai final Piala Eropa 2012 antara Spanyol melawan Italia, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB, bisa saja imbang di waktu normal plus babak perpanjangan waktu. Spanyol yang kemungkinan akan menguasai pertandingan, bakal menghadapi rapatnya barisan belakang Italia. Maka, adu penalti untuk menentukan sang pemenang juga bisa terjadi.

Tidak ada yang membosankan dari drama tos-tosan ini kedua tim ini. Sebab, mereka tim yang memiliki kiper serta penendang papan atas, pun bermental kuat.

Menurut data yang dilansir Transfermarkt, kiper "Gli Azzurri", Gianluigi Buffon, memiliki persentase 25,58 persen menahan tendangan penalti di waktu normal. Sejak mengawali karier, Buffon telah dihadapkan pada 43 hukuman penalti yang 11 di antaranya sukses ia redam.

Sedangkan mental Iker Casillas lebih banyak diuji ketimbang Buffon. Sebanyak 65 hukuman penalti harus dihadapi oleh Casillas di level klub maupun tim nasional. Hasilnya, 15 tembakan atau 23,08 persen tidak berujung gol.

Sejarah juga kadang membantu pemain menebalkan mental bertandingnya. Ini yang dimiliki Spanyol dan Italia jika pertandingan berujung ke babak adu penalti. Spanyol dan Italia memiliki rekor identik pada adu penalti di Piala Eropa. Dari tiga kali laga adu penalti, Spanyol dan Italia sama-sama memenangi dua pertandingan. Uniknya, satu-satunya kekalahan Italia di Piala Eropa lewat drama adu penalti terjadi empat tahun silam di Piala Eropa 2008. Lawan Italia saat itu adalah Spanyol!


Via: Adu Penalti? Siapa Takut!

Torres Samai Villa, Cassano-Buffon Kejar Maldini-Del Piero


KIEV, KOMPAS.com - Italia memiliki legenda sepak bola bernama Paolo Maldini dan Alessandro Del Piero. Kiprah kedua pemain itu di Piala Eropa juga penting. Maldini dan Del Piero menjadi pemain Italia yang paling banyak berlaga di putaran final Piala Eropa dengan 13 penampilan.

Akan tetapi, pencapaian terbaik Maldini dan Del Piero kemungkinan besar akan disamai Gianluigi Buffon dan Antonio Cassano. Jika dipasang pada partai final melawan Spanyol, maka Buffon dan Cassano menyamai rekor penampilan dua seniornya di Piala Eropa. Sedangkan pemain selanjutnya yang paling dekat dengan keempat pemain tersebut adalah Andrea Pirlo dengan 10 penampilan.

Untuk urusan gol selama putaran final Piala Eropa, duet Italia saat ini, Cassano dan Mario Balotelli, sudah menduduki posisi teratas dengan tiga gol. Di bawah mereka, ada beberapa pemain hebat lain seperti Pierluigi Casiraghi, Filippo Inzaghi, Andrea Pirlo, dan Francesco Totti dengan torehan dua gol.

Di kubu Spanyol, Fernando Torres berpeluang besar menjadi pemain Spanyol dengan koleksi gol terbanyak di putaran final Piala Eropa. Saat ini, jumlah gol Torres sama dengan yang dimiliki David Villa, yakni empat gol. Berhubung Villa urung tampil tahun ini, maka satu gol saja dari Torres sudah bisa menjadikannya striker tersubur Spanyol di arena Piala Eropa. (UEFA)


Via: Torres Samai Villa, Cassano-Buffon Kejar Maldini-Del Piero

Kalimat Politik Semangati Italia


KIEV, KOMPAS.com - Pelatih Italia, Cesare Prandelli, mengaku mendapat surat dari Presiden Italia, Giorgio Napolitano. Menurutnya, kata-kata sang presiden itu sangat mengagumkan dan akan ia jadikan sebagai semangat timnya.

Italia akan menghadapi Spanyol di final Piala Eropa 2012 di Stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB. Sebelum pertandingan itu, Napolitano mengirim surat yang isinya menyemangati Prandelli dan pemainnya.

"Dia (Napolitano) menuliskan kata-kata luar biasa dan saya tak sabar untuk segera membacakannya kepada para pemain," kata Prandelli dalam jumpa pers prafinal.

"Saya berharap kami bisa memenuhi harapan. Saya sangat tersentuh ketika membaca surat itu dan merasa dia sedang bersama kami. Dia selalu mendukung sepanjang turnamen dengan begitu luar biasa," tambah Prandelli. (AP)


Via: Kalimat Politik Semangati Italia

Mimpi Spanyol Dihantui Dominasi Italia


KIEV, KOMPAS.com - Mengawali Piala Eropa 2012 saling bertemu, Spanyol dan Italia kembali bersua di partai puncak Piala Eropa 2012 di Stadion Olimpiysky Kiev, Minggu atau Senin (2/7/2012) dinihari WIB. Tak akan ada hasil ulangan di penyisihan grup yang saat itu berakhir 1-1. Salah satu dari Spanyol atau Italia bakal berpesta dan mengangkat tinggi trofi Henry Delaunay. Bagaimana peluang kedua tim?

Spanyol menjadi favorit dalam pertandingan nanti. Belum terkalahkan di Piala Eropa sejak delapan tahun silam dan berpredikat sebagai juara bertahan, membuat Spanyol lebih diunggulkan. Ditambah lagi, ambisi besar "Negeri Matador" untuk menjadi negara pertama yang mampu merengkuh trofi Piala Eropa secara beruntun.

Tetapi, mimpi mengukir sejarah itu dihadapkan sejarah buruk bertemu Italia. Melihat rekor pertemuan kedua tim di ajang kompetitif, Spanyol belum pernah menang atas Italia di waktu normal selama 92 tahun!

"Gli Azzurri" yang terlihat tidak siap pada kejuaraan ini karena kasus di sepak bola dalam negerinya, justru bermain dengan mental baja. Cerita sama juga pernah mengiringi perjalanan Italia di Piala Eropa 1968 dan Piala Dunia 2006. Apa hasil yang didapat Italia kala itu? Gelar juara.

Demi meneruskan "sejarah unik" tersebut, Pelatih Cesare Prandelli kemungkinan besar bakal mempertahankan formasi 4-3-1-2 yang terbukti sukses menghancurkan Jerman di semifinal. Antonio Cassano dan Mario Balotelli juga akan diduetkan untuk membobol gawang Iker Casillas yang "perawan" dalam empat pertandingan terakhir.

Sementara "La Furia Roja" masih akan mengandalkan permainan tiki-taka yang menjadi ciri khas mereka. Pertanyaan yang muncul hanya seputar apakah Pelatih Vicente del Bosque akan menggunakan striker murni atau memilih strategi antiteori 4-6-0. Dia sudah menjawab akan menurunkan tiga penyerang langsung. Artinya, Spanyol tidak hanya akan mencoba menguasai bola, tapi juga lebih menyerang.

Taktik dan mental dari kedua tim akan menjadi penentu laga final. Siapkah Spanyol menelurkan sejarah baru? Atau, malah Italia yang kembali digdaya di hadapan "Negeri Matador? Menarik ditunggu!

Rekor pertemuan:
Spanyol menang:
8 kali
Imbang: 12 kali
Italia menang: 10 kali

Lima pertemuan terakhir kedua tim:
1. 10 Juni 2012, Spanyol 1-1 Italia (Grup C Piala Eropa 2012)
2. 10 Agustus 2011, Italia 2-1 Spanyol (Persahabatan)
3. 22 Juni 2008, Spanyol 0-0 Italia (Spanyol menang adu penalti 4-2 di Perempat final Piala Eropa 2008)
4. 26 Maret 2008, Spanyol 1-0 Italia (Persahabatan)
5. 28 April 2004, Italia 1-1 Spanyol (Persahabatan)

Lima pertandingan terakhir Spanyol:
1. 27 Juni 2012, vs Portugal 0-0 (4-2 adu penalti)
2. 23 Juni 2012, vs Perancis: 2-0
3. 18 Juni 2012, vs Kroasia: 1-0
4. 14 Juni 2012, vs Irlandia: 4-0
5. 10 Juni 2012, vs Italia: 1-1

Lima pertandingan terakhir Italia:
1. 28 Juni 2012, vs Jerman: 2-1
2. 24 Juni 2012, vs Inggris: 0-0 (4-2 adu penalti)
3. 18 Juni 2012, vs Irlandia: 2-0
4. 14 Juni 2012, vs Kroasia: 1-1
5. 10 Juni 2012, vs Spanyol: 1-1

Prediksi susunan pemain:
Spanyol (4-2-3-1):
Iker Casillas; Alvaro Arbeloa, Gerard Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Sergio BUsquets, Xabi Alonso; David Silva/Fernando Llorente, Xavi Hernandez/Juan Mata, Andres Iniesta; Feranndo Torres/Cesc Fabregas.
Italia (4-3-1-2): Gianluigi Buffon; Ignazio Abate, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini; Claudio Marchisio, Andrea Pirlo, Daniele De Rossi; Riccardo Montolivo; Antonio Cassano, Mario Balotelli

Absen: -

Prediksi:
Spanyol 55-45 Italia


Via: Mimpi Spanyol Dihantui Dominasi Italia